
Indeks dolar jatuh ke sekitar 104 pada hari Kamis(06/03), mencapai level terendah dalam empat bulan, karena euro yang lebih kuat dan dampak berkelanjutan dari tarif Presiden Donald Trump membebani mata uang tersebut.
Trump baru-baru ini memberikan pengecualian selama satu bulan bagi produsen mobil AS dari tarif 25%-nya terhadap Kanada dan Meksiko dan menyatakan keterbukaan terhadap konsesi lebih lanjut.
Namun, tarif baru AS terhadap Kanada, Meksiko, dan Tiongkok telah menyebabkan tindakan pembalasan dari negara-negara tersebut, meningkatkan kekhawatiran akan meningkatnya perang dagang yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi AS.
Terkait data, para pedagang sedang menunggu laporan pekerjaan bulanan hari Jumat setelah data ADP mengungkapkan bahwa sektor swasta AS hanya menambah 77.000 pekerjaan pada bulan Februari, menandai peningkatan terkecil dalam tujuh bulan. Sementara itu, dolar menghadapi tekanan tambahan dari euro yang menguat, karena dana infrastruktur senilai 500 miliar euro yang diusulkan Jerman dan rencana untuk merombak aturan pinjaman meningkatkan prospek pertumbuhan untuk Zona Euro. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...